JT - Arab Saudi berencana membuka pintu bagi 1.000 keluarga tambahan dari korban yang terbunuh atau terluka di Palestina untuk menunaikan ibadah haji, menurut laporan media setempat.
Inisiatif ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam Saudi di bawah arahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud sebagai bagian dari Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci, lapor Saudi Press Agency (SPA).
Baca juga : Puncak Arus Mudik di Bandara Soetta Diprediksi 28 Maret 2025, 190 Ribu Penumpang Per Hari
Program tersebut mencakup semua pengaturan logistik, mulai dari kedatangan jamaah di Arab Saudi hingga kepulangan mereka ke Palestina.
Arahan Raja Salman ini mengikuti kebijakan serupa yang dikeluarkan pada Mei, sehingga total jumlah jamaah haji dari Palestina untuk tahun ini mencapai 2.000 orang, menurut laporan Arab News.
Menteri Urusan Islam Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh, menyatakan bahwa tindakan Raja Salman ini menegaskan komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk mendukung keluarga Palestina dan perjuangan Palestina yang lebih luas. * * *
Baca juga : 1.299 SPKLU Disediakan PLN Selama Mudik Lebaran 2024