JT — Puluhan jurnalis menggelar aksi unjuk rasa di Khan Younis, Gaza Selatan, Sabtu (3/5), mendesak komunitas internasional melindungi pekerja media dari serangan berulang oleh Israel.
Aksi yang digelar oleh Sindikat Jurnalis Palestina (Palestinian Journalists Syndicate) ini bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia. Para peserta membawa papan bertuliskan "Stop Membunuh Jurnalis" dan berkumpul di Kompleks Medis Nasser.
Baca juga : Iran Klaim Serangan Terhadap Israel Sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB
Wakil Ketua Sindikat, Tahseen Al-Astal, menuduh Israel melakukan kejahatan terhadap jurnalis Palestina, termasuk pembunuhan langsung, penghancuran rumah, serta perampasan alat kerja.
"Situasi media di Gaza adalah salah satu yang paling berbahaya di dunia," ujarnya.
Ia meminta institusi internasional mengambil langkah tegas untuk meminta pertanggungjawaban pelaku.
Baca juga : Sekjen PBB: Cegah Konflik di Gaza Kembali Meletus dengan Segala Cara
Menurut laporan kantor media Hamas, sejak perang Gaza pecah pada 7 Oktober 2023, sebanyak 212 jurnalis tewas, 409 terluka, dan 48 lainnya ditangkap. * * *
Bagikan