JT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggelar doa lintas agama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan diselenggarakan serentak. Acara ini diharapkan menjadi titik awal kesuksesan dalam penyelenggaraan Pilkada mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi, mengungkapkan bahwa doa lintas agama tersebut melibatkan perwakilan dari berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghuchu, dan penganut kepercayaan lainnya. Harapan doa ini adalah untuk kesuksesan dan kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada.
Baca juga : Bawaslu DKI Jakarta Membutuhkan 30.766 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2024
Selain sebagai bentuk doa, acara ini juga dianggap sebagai sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kediri yang dikenal menjunjung tinggi toleransi.
Ninik menegaskan komitmen pihaknya dan seluruh penyelenggara Pilkada untuk melaksanakan tugas dengan jujur, transparan, dan penuh integritas.
"Tujuannya adalah untuk membawa Kabupaten Kediri menuju arah yang lebih baik," katanya.
Baca juga : Pramono Anung Belum Ajukan Cuti Sebagai Sekretaris Kabinet untuk Pilkada Jakarta
Pada kesempatan tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Kediri, K.H. Huhammad Makmun Mahfud, turut memberikan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh KPU Kabupaten Kediri.
"Kami berharap agar pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Bagikan