JT - Sebanyak 71 orang warga Kelurahan Cipaku, Kota Bogor, Jawa Barat diduga mengalami keracunan massal dan satu di antaranya meninggal dunia.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Diana, di Kota Bogor pada Senin menyebutkan bahwa 71 orang tersebut terdiri atas anak-anak, dewasa, hingga orangtua dalam rentang usia 1 tahun hingga 69 tahun.
Baca juga : Pemerintah Depok Siapkan Dana RW Rp300 Juta, Pencairan Dimulai 2026
"Menurut indikasi dari dokter, Dinas Kesehatan (Dinkes) kan mereka langsung yang mengecek, baru diindikasi dari makanan. Tapi makanan apa, kita belum tahu juga baru dicek sama Dinkes," kata Diana.
Ia menyampaikan, saat ini beberapa di antaranya dirawat di Puskesmas Cipaku, Rumah Sakit Melania, Rumah Sakit Umi, dan Rumah Sakit Yuliana.
"Yang lainnya alhamdulillah sudah pulang semuanya. Sudah sehat," ujarnya.
Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Kirim 342 Personel Bantu Penanganan Banjir di Babelan, Bekasi
Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menjelaskan bahwa pihaknya pada Senin sore mendapat laporan dari Puskesmas Cipaku mengenai peningkatan kasus pasien dengan gejala yang sama, yaitu diare, muntah, dan nyeri perut.
"Hampir bersamaan, 50 orang datang ke Puskesmas. Kami mencurigai ini setelah kita wawancara dan analisis karena ada riwayat yang sama," kata Retno.
Bagikan