JT - Perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi Grab Indonesia mengatakan siap meninjau dan melakukan evaluasi secara berkala terkait program berlangganan untuk mitra pengemudi, Akses Hemat.
Hal ini menyusul adanya sejumlah cuitan yang sempat ramai di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), tentang keluhan program langganan untuk mitra pengemudi, beberapa waktu lalu.
Baca juga : Kemenkominfo dan Telkom siapkan akses telekomunikasi KTT ke-42 ASEAN
“Program Akses Hemat diluncurkan sejak awal tahun 2025 setelah mempertimbangkan masukan mitra pengemudi sebelumnya yang mengeluhkan terkait ketersediaan layanan GrabBike Hemat,” kata Director Mobility & Logistics Grab Indonesia Tyas Widyastuti.
“Grab akan terus meninjau program baru ini secara berkala dan akan menerapkan penyesuaian-penyesuaian, jika diperlukan,” ujar dia menambahkan.
Lebih lanjut, Tyas mengatakan bahwa Program Akses Hemat adalah program tambahan baru yang bersifat opsional dengan memungkinkan mitra pengemudi mendapatkan akses pada layanan GrabBike Hemat.
Baca juga : Pertamina Catat Laba Bersih USD 4,44 Miliar pada 2023
“Penawaran program tambahan ini tidak bersifat wajib, sehingga mitra dapat membatalkan partisipasinya kapan saja tanpa biaya apapun,” kata Tyas.
Adapun ketentuan biaya langganan harian ketika mengikuti Program Akses Hemat berbeda di setiap kota, dan telah diinformasikan pertama kali saat mitra mendaftar program ini di aplikasi GrabDriver.