JT - Israel pada Kamis (27/2) membebaskan 596 warga Palestina yang ditahan di sejumlah penjara setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyerahkan jenazah empat sandera Israel.
Pembebasan tahap ke-7 itu menjadi bagian dari perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Jalur Gaza antara Israel dan Hamas.
Baca juga : Jokowi Ajak PBB dan Negara-Negara Dunia Respons Cepat Serangan Israel ke Lebanon
Kantor berita Palestina Wafa melaporkan 37 warga Palestina dibebaskan di Ramallah, wilayah pendudukan Tepi Barat, dan lima lainnya di Yerusalem Timur.
Seorang tahanan, yang diterima oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dalam keadaan koma, langsung dilarikan ke rumah sakit di Tepi Barat untuk menjalani perawatan.
Tahanan lainnya dibawa ke Jalur Gaza setelah dibebaskan, menurut Saleh Al Hams, seorang direktur Rumah Sakit Eropa Gaza di Khan Younis.
Baca juga : Uni Eropa: Aset Beku Rezim Assad Dapat Digunakan untuk Rekonstruksi Suriah
"Para tahanan dalam kondisi sangat kurus, beberapa bahkan tak bisa berjalan akibat pemukulan dan penyiksaan berat yang mereka alami," kata dia.
Al Hams menambahkan bahwa sebagian besar tahanan menderita penyakit kulit dan satu orang dirawat inap akibat fibrosis paru.