JAKARTATERKINI.ID - PT Asri Karya Lestari (ASLI), perusahaan kontraktor yang telah berkiprah selama 15 tahun dalam menangani proyek strategis nasional (PSN), bersiap untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun 2024.
ASLI berencana melepas 12,5 miliar saham dengan target dana IPO mencapai Rp125 miliar hingga Rp162,5 miliar.
Baca juga : Laba Rukun Raharja naik 148 persen jadi 5,7 juta dolar AS di kuartal I
Sudjatmiko, Direktur Utama ASLI, mengungkapkan bahwa IPO dianggap sebagai strategi untuk mendukung permodalan dan memperkuat peran ASLI dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.
"Sejak berdiri pada tahun 2008, ASLI telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan mengerjakan proyek-projek penting, seperti proyek pemerintah, jalan tol di Jawa dan Sumatera, serta proyek APBN," katanya.
Meskipun menghadapi tantangan pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19, Sudjatmiko mengatakan ASLI berhasil mempertahankan pertumbuhan dan omsetnya.
Baca juga : Pertamina Bentuk Satgas Natal-Tahun Baru untuk Pastikan Pasokan Energi Aman
"Langkah menuju menjadi perusahaan terbuka diharapkan dapat memberikan peningkatan modal yang mendukung perkembangan lebih lanjut," jelasnya.
Saat ini, ASLI sedang mengerjakan beberapa proyek penting, termasuk pembangunan flyover Deltamas Cikarang, Overpass KM 71 Tol Purbaleunyi (milik Salim Group), dan proyek Pemda Sulawesi Selatan.
Bagikan