JAKARTATERKINI.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memastikan penanganan kasus COVID-19 di daerah tersebut terkendali, meski mengalami lonjakan dalam sebulan terakhir.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, di Cibinong, Bogor, Kamis, mengungkapkan bahwa dari 117 kasus COVID-19 yang terjadi sejak awal Desember 2023, saat ini hanya tersisa 41 kasus yang masih aktif.
Baca juga : Polres Metro Jakarta Selatan Periksa Orang Tua dan Saksi dalam Kasus Kecelakaan Melibatkan Anak
"COVID-19 di Kabupaten Bogor masih terkendali, dengan rata-rata 3-4 kasus per hari," ujar Mike.
Dalam satu bulan terakhir, katanya, lonjakan kasus COVID-19 hanya terjadi dua kali, yaitu pada 11 Desember dengan 11 kasus dan 27 Desember dengan 10 kasus. Di luar tanggal-tanggal tersebut, tercatat 0 hingga 4 kasus per hari.
Menurutnya, pasien yang dinyatakan positif COVID-19 umumnya merupakan mereka yang akan menjalani perawatan medis di rumah sakit dan telah mengikuti prosedur kesehatan seperti pemeriksaan tes usap atau swab test.
Baca juga : Puskesmas Jurumudi Baru Tangerang Catat Lonjakan Kasus Flu dan Batuk, Kembali Waspadai COVID-19
"Rumah sakit menerapkan itu. Setiap akan menjalani tindakan, diharuskan melakukan swab terlebih dahulu. Dari situ, kasus positif dapat terdeteksi," ujarnya.
Mike menjelaskan bahwa kebanyakan pasien yang terkonfirmasi COVID-19 belum menjalani vaksinasi penguat atau bahkan belum sama sekali divaksinasi.
Bagikan