JT – Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menyatakan sepasang suami istri yang turut mendulang emas di pedalaman Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diduga disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Pasangan suami istri yang dikenal sebagai Tuan Dusun, yakni Dani dan istrinya Gebi, diduga masih disandera KKB. Mereka sebelumnya bersama para pendulang lainnya," kata Faizal di Jayapura, Kamis (10/4).
Baca juga : 198.273 Calon Haji Indonesia Telah Tiba di Arab Saudi pada Hari ke-28
Selain pasangan tersebut, delapan pendulang lainnya juga dilaporkan hilang dan belum diketahui keberadaannya.
Faizal menyebut penyerangan terhadap para pendulang sebagai tragedi kemanusiaan. Sebelumnya dilaporkan 11 orang tewas dalam insiden yang terjadi di Lokasi 22 dan Muara Kum pada Minggu (6/4) dan Senin (7/4).
KKB yang mengklaim berasal dari Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. "Para korban mengalami luka bacok, tembak, dan panah," ujar Faizal.
Baca juga : Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni pada Empat Hari Jepang Lebaran
Sebanyak 35 pendulang yang selamat kini mengamankan diri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.
"Satgas Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga tetap terjaga di Tanah Papua," tegas Faizal. * * *
Bagikan