JT – Sekitar 518.643 alamat surel pengguna perangkat pintar diduga menjadi target aplikasi Spyzie, perangkat lunak stalkerware yang dapat memata-matai pengguna Android dan iPhone.
Data ini telah ditambahkan ke dalam basis data "Have I Been Pwned" (HIBP) oleh operatornya, Troy Hunt.
Baca juga : Menkominfo Minta NAP Putus Akses Internet untuk Judi Online
Menurut laporan TechCrunch, Sabtu, peneliti keamanan siber menemukan celah keamanan (bug) dalam Spyzie yang memungkinkan akses tidak sah ke pesan, foto, dan lokasi pengguna.
Hingga kini, operator Spyzie belum memberikan tanggapan, dan celah keamanan tersebut belum diperbaiki.
Mayoritas korban menggunakan perangkat Android, karena Spyzie dapat diinstal dengan akses fisik dan kode sandi perangkat. Aplikasi ini sering digunakan dalam hubungan yang tidak sehat (toxic relationship) untuk mengawasi pasangan tanpa sepengetahuannya.
Baca juga : Oppo A3x yang Tahan Banting Resmi Dijual di Indonesia, Mulai Rp1,5 Juta
Selain itu, setidaknya 4.900 iPhone dan iPad juga terindikasi telah diretas, dengan metode yang berbeda. Karena kebijakan keamanan Apple lebih ketat, Spyzie mengakses data korban melalui akun iCloud mereka, bukan langsung dari perangkat.
Pengguna disarankan untuk memeriksa apakah surel mereka terdampak melalui situs "Have I Been Pwned". Untuk pengguna Android, Spyzie bisa dicek dengan mengetik ✱✱001✱✱ di aplikasi panggilan dan menekan tombol panggil—jika Spyzie terpasang, aplikasinya akan muncul.