JT – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan berkonsolidasi dalam menghadapi tantangan global yang penuh ketidakpastian. Ajakan ini disampaikan Jokowi saat membuka agenda diskusi Kompas 100 CEO Forum di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (11/10).
"Sudah saatnya bangsa kita berkonsolidasi. Semua harus kompak dan bersatu, karena hampir semua negara mengalami ketidakpastian," ujar Jokowi dalam acara yang diikuti para CEO, pemerintah, akademisi, dan publik.
Baca juga : Kemenag Buka Seleksi Beasiswa Studi ke Universitas Al Azhar Tahun Akademik 2025
Presiden menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi global yang sulit. Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan turun menjadi 2,7 hingga 2,8 persen tahun depan, Jokowi tetap optimis, mengingat rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu dekade terakhir berada di atas 5 persen.
"Kita harus bersyukur dengan kondisi ini," tegas Jokowi, seraya mengajak masyarakat untuk membandingkan situasi Indonesia dengan negara lain.
Jokowi juga menyoroti kecenderungan pemikiran pesimistis yang lebih mendapat perhatian publik, dan mendorong perubahan pola pikir menuju pemikiran positif dan optimis.
Baca juga : Kemenag Imbau Waspada Penipuan Lowongan Petugas Haji 2025
"Sekarang ini, yang laku justru pemikiran pesimistis dan negativisme. Padahal, kita harus kompak dalam berpikir positif dan optimis," pungkasnya. * * *